• +6281355510747
  • belopatravel@yahoo.co.id
    • Puncak, Pesona di Barat Palopo

      Tak salah untuk menjadikan Palopo sebagai penyangga industry wisata Tana Toraja. Dengan keindahan alamnya, Palopo sebenarnya memiliki potensi besar meraup keuntungan dari sector pariwisata. Tengok saja di perbatasan Tana Toraja dan Kota Palopo, di sana ada kawasan Puncak, yang tampaknya bisa menjadi alternative baru untuk berwisata alam.

      Sebenarnya, sejak tahun 1992, Pemerintah telah menjadikan kawasan itu sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Nanggal III. Kawasan TWA ini meliputi daerah To’Loko di Kilometer 36 dari Palopo, hingga ke daerah Bambalu di Kilometer 18. Hanya saja, kegiatan promosi TWA ini agaknya masih belum begitu agresif, jadinya banyak orang yang tidak tahu bahwa sebenarnya di Palopo ada Taman Wisata Alam.

      Di Puncak, kita masih dapat mendapati bunker-bunker peninggalan Jepang pada Perang Dunia Kedua. Untuk mencapai bunker-bunker tersebut, amatlah sangat mudah aksesibilitasnya, pasalnya situs tersebut berada di bukit-bukit di pinggir jalan poros Palopo-Toraja. Sayangnya, karena perhatian kita masih sangat minim terhadap pariwisata dan utamanya sejarah, maka bunker-bunker tersebut akhirnya ditumbuhi oleh rumput-rumput liar. Tak kurang dari 5 bunker, dapat kita temui jika kita melintas di poros Palopo-Toraja itu.

      Di kawasan Puncak, kita dapat menikmati pemandangan yang masih alami. Belokan dan tikungan jalan yang membelah gugusan gunung menjadi pemandangan yang sangat langka ditemui di pusat kota Palopo. Di daerah ini, ada kawasan Lembah Kabut dan Kattun, yang sangat sayang untuk dilewatkan jika kita melintas di tempat tersebut. Untuk yang jeli melihat peluang usaha, di kawasan tersebut sebenarnya sangat potensial sekali membuka warung-warung untuk jualan jagung bakar dan sarabba hangat. Bisalah untuk menyaingi daerah wisata Sampoddo di bagian selatan Palopo.

      Bagi anda yang ingin menghabiskan waktu di Puncak, di sana terdapat penginapan “Puri RImba”. Cukup dengan Rp 85.000,- per malam, anda sudah bisa menikmati malam dengan suasana desa pegunungan yang dingin dan jauh dari kepenatan. Di pagi harinya, dari Puri Rimba itu, anda bisa menikmati sunrise Teluk Bone. Tidak jauh dari Puri Rimba, ada permandian Bambalu. Sayangnya, kini permandian itu dijadikan kawasan daerah tangkapan air PDAM Palopo, sehingga kita harus berjalan lebih ke dalam lagi untuk bisa menikmati segarnya mandi-mandi di Sungai Bambalu yang masih perawan itu. Jika anda ingin pengalaman yang lebih dahsyat lagi, cobalah berjalan ke daerah hulu Sungai Bambalu, di sana anda dapat menikmati Air Terjun Sarambu Ma’gandang. Tapi anda harus hati-hati, banyak ‘pamali’ yang harus anda ketahui di daerah tersebut. Ada baiknya anda ditemani oleh pemandu wisata atau masyarakat sekitar untuk berjaga-jaga. Buat anda yang senang tantangan, jalur Paredean-Padang Lambe juga bisa menjadi pengalaman seru untuk ditaklukan dengan bersepeda gunung.

      Di Puncak, anda tidak perlu khawatir akan kelaparan. Banyak rumah makan yang selalu siap mengenyangkan perut anda. Beberapa menu andalan adalah bulunangko plus ayam, peong Puncak, ayam santan, dan penganan khas baje puncak dan baje kotu. Di Puncak, beberapa wisatawan mancanegara yang datang lebih dominan bertandang untuk berburu kupu-kupu langka. Sudah sejak lama, kawasan ini dikenal dengan spesies-spesies serangga dan kupu-kupu yang unik dan langka. Konon, banyak specimen kupu-kupu Bantimurung didatangkan dari Puncak. Tidak hanya serangga dan kupu-kupu yang bisa dinikmati, burung rangkong dan elang Sulawesi kerap kali melintas di atas kepala kita.

      Kawasan Kattun, Puncak, Paredean dan Bambalu atau Kelurahan Battang Barat secara umum memang menakjubkan. Keterpaduannya membentuk formasi Lekko’ Pitu yang terkenal itu. Kalau di timur Palopo, orang mengagung-agungkan Labombo, tak salah barangkali kita menyebut Puncak, sebagai Pesona di Barat Palopo! Jadi saya sarankan, liburan nanti anda nikmatilah pesona itu!

    Leave a comment

    If you want to share your opinion, leave a comment.

    You may use these HTML tags and attributes:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

    Share
    Share
    WhatsApp chat